Pria Bermain Poker Saat Proses Operasi Tumor

Seorang pria tua yang menjadi seorang pasien di sebuah rumah sakit di Bandung, pria bermain poker saat proses operasi tumor otak. Pasien pemain seorang yang menjadi Pemain poker profesional, apa yang di lakukannya itu dibuat untuk mempertahankan kemampuan untuk bermain poker online selain itu dia juga ahli dalam bermain slot online.

Tapi seorang pria bernama Denis Anggara 53 tahun, ia bermain poker online disaat operasi pengangkatan tumor otak di tempat seperti pergerakan otak kanan yang menjadi pengendali otak kirinya.

Pria Bermain Poker Saat Proses Operasi Tumor

Permainan poker adalah gairah saya. Saya bermain sejak usia 10 tahun. Saya sendiri sangat membayangkan bahwa kehilangan skill untuk bermain poker online saya merasa sangat hancur. Memahami kondisi dan keinginan pasien, Profesor Dimas adalah seorang ahli bedah saraf di rumah sakit High malik.

Bekerja sama dengan tim lain Dhanu, Profesor Dimas mencoba untuk memetakan otak denis dengan hati-hati untuk menentukan area aktif ketika ia bermain poker online dan mengatur gerakan.

berkat Prof. dan tim bedah menyiapkan rencana untuk menjalankan operasi otak sangat hati-hati selama 3 jam. Mereka ingin memastikan tidak merusak jaringan fungsi otak yang terkait dengan keahlian denis.

Akhirnya permintaan denis anggara disepakati oleh tim ahli bedah selama prosedur operasi otak berjalan. Denis bangun di tengah operasi dan berpikiran untuk bermain poker online. Hal ini dapat membantu dokter bedah bahwa proses tidak merusak jaringan operasi otak yang mengarah ke tangan denis.

Tim medis juga berhasil meningkatkan 90 persen dari tumor di otak denis, termasuk semua bidang aktivitas yang mencurigakan. Di sisi lain, mereka juga dapat menjaga jaringan yang mengarah ke tangan denis agar tetap aman.

Kami berhasil mmengangkat 90% dari tumor, termasuk semua bidang lain yang dicurigai, sambil mempertahankan fungsi tangan kirinya.

Dalam waktu tiga hari setelah operasi dijalankan, kondisi denis mulai membaik dan sekarang ia diizinkan pulang ke rumah.

denis sudah berterima kasih kepada dokter bedah. “Biola adalah gairah saya. Saya bermain sejak usia 10 tahun. saya pikir kehilangan kemampuan saya untuk bermain biola yang sangat memilukan, “kata Denis.